Garuda Pride U-12 akhirnya menutup Raga Sakti Youth 2026 dengan status juara
Cirebon, 10/8/26– Kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan. Hal tersebut dibuktikan Garuda Pride U-12 yang mampu bangkit dan menunjukkan kualitas terbaiknya dengan menjuarai Raga Sakti Youth 2026.
Garuda Pride U-12 tampil sebagai kampiun setelah melewati persaingan ketat yang diikuti 24 tim dari wilayah Ciayumajakuning. Prestasi ini sekaligus menjadi jawaban atas perjuangan panjang anak-anak Garuda Pride setelah sebelumnya gagal lolos di ajang Liga Top Skor.
Perjalanan Garuda Pride menuju tangga juara dimulai dari fase grup. Pada pertandingan pertama, Garuda Pride tampil meyakinkan dengan mengalahkan Fajar Saputra dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan Garuda Pride seluruhnya dicetak oleh Noaf.
Pada laga kedua fase grup, Garuda Pride kembali meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Putra Gandasari. Kali ini, gol Garuda Pride masing-masing disumbangkan oleh Alif dan Noaf. Dua kemenangan tersebut mengantarkan Garuda Pride keluar sebagai juara grup.
Memasuki babak 8 besar, perjuangan Garuda Pride semakin berat. Menghadapi SSB Tidar Majalengka, kedua tim bermain sama kuat hingga waktu pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Pertandingan kemudian harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Garuda Pride akhirnya memastikan tiket semifinal setelah menang adu penalti 4-3, dengan Dinar menjadi penentu kemenangan melalui tendangannya.
Di babak semifinal, Garuda Pride kembali menunjukkan mental juara. Menghadapi Putra Agus, Garuda Pride berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 melalui gol Alif, sekaligus memastikan tiket ke partai final.
Drama kembali terjadi di laga puncak. Berhadapan dengan Filia Getasan, Garuda Pride harus bermain imbang 0-0 hingga pertandingan berakhir. Gelar juara pun kembali ditentukan melalui adu penalti.
Garuda Pride tampil tenang dan akhirnya menang 2-0 dalam drama adu penalti, sekaligus memastikan diri sebagai juara Raga Sakti Youth 2026.
Tidak hanya membawa pulang trofi juara, Garuda Pride juga meraih penghargaan individu. Dinar dinobatkan sebagai Kiper Terbaik turnamen berkat penampilan konsisten dan kontribusinya sepanjang kompetisi.
Pelatih Garuda Pride, Bayu, mengaku sangat bangga dengan pencapaian anak-anak asuhnya. Menurutnya, gelar juara tersebut merupakan buah dari proses panjang yang telah mereka jalani bersama.
“Saya sangat bangga dengan hasil yang diraih anak-anak. Proses yang mereka lalui sangat panjang. Mereka terus berlatih, belajar, dan berjuang hingga akhirnya bisa menyabet juara satu. Ini bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga tentang proses dan mental mereka untuk bangkit setelah mengalami kegagalan,” ungkap Bayu.
Gelar juara Raga Sakti Youth 2026 menjadi bukti bahwa kegagalan lolos di satu kompetisi bukanlah akhir perjalanan. Justru dari kegagalan tersebut, Garuda Pride U-12 mampu bangkit, memperbaiki diri, dan membuktikan bahwa kerja keras serta konsistensi dalam pembinaan dapat melahirkan prestasi.
Garuda Pride U-12 akhirnya menutup Raga Sakti Youth 2026 dengan status juara, sekaligus membawa pesan bahwa proses panjang akan selalu menemukan jalannya menuju prestasi. (Aditia)


